Unimus Teken SPK dengan Beberapa Dinas di Grobogan untuk Keberlanjutan Program Sekolah Perempuan
December 6, 2024 2024-12-06 5:03Unimus Teken SPK dengan Beberapa Dinas di Grobogan untuk Keberlanjutan Program Sekolah Perempuan
Unimus Teken SPK dengan Beberapa Dinas di Grobogan untuk Keberlanjutan Program Sekolah Perempuan

Pada Jumat, 18 Oktober 2024, Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) melalui Tim PPK IMM Ahmad Dahlan mengambil langkah penting dalam mendukung keberlanjutan Program Sekolah Perempuan Desa Kandangrejo. Bertempat di Kabupaten Grobogan, penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama (SPK) dilakukan bersama tiga dinas strategis, yakni Dinas Lingkungan Hidup, DP3AKB (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana), dan Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika) Kabupaten Grobogan.
Acara ini turut dihadiri oleh Dr. Eny Winaryati, M.Pd., selaku Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Semarang, yang bersama Tim PPK IMM Ahmad Dahlan bertemu langsung dengan para kepala dinas, termasuk Ibu Indartiningsih, S.Sos, M.M., Kepala DP3AKB Kabupaten Grobogan. Perjanjian ini bertujuan untuk memperkuat komitmen bersama dalam melanjutkan dan mengembangkan program pemberdayaan perempuan di Desa Kandangrejo.
Menurut ketua dari Tim PPK IMM Ahmad Dahlan, SPK ini adalah bentuk sinergi konkret antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menjawab tantangan sosial masyarakat, khususnya di bidang pemberdayaan perempuan. “Kami percaya bahwa kolaborasi adalah kunci keberhasilan. Dengan adanya dukungan dari berbagai dinas ini, Sekolah Perempuan dapat terus menjadi wadah pemberdayaan yang bermanfaat bagi perempuan desa,” ujar Taufikur Rohman, selaku ketua tim.

Dr. Eny Winaryati, M.Pd., juga menyampaikan harapannya terkait kerjasama ini. “Program Sekolah Perempuan telah menunjukkan dampak nyata dalam pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah melalui SPK ini, kami optimis program ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih luas,” ungkapnya.
Ibu Indarti, Kepala DP3AKB Kab. Grobogan, turut memberikan dukungannya. “Kami berharap Sekolah Perempuan tidak hanya berlanjut tetapi juga memberikan dampak yang lebih luas. Dengan dukungan dinas terkait, program ini bisa menjadi role model pemberdayaan perempuan di tingkat desa lainnya,” tuturnya. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa perubahan besar selalu dimulai dari kolaborasi yang kecil namun bermakna. Mari dukung keberlanjutan Sekolah Perempuan Desa Kandangrejo agar semakin banyak perempuan yang diberdayakan, menciptakan desa yang lebih kuat, mandiri, dan inklusif.